← Kembali ke Informasi Terkini
Mengenal Nekrosis Pulpa
Tim Promkes – Humas, Nekrosis Pulpa merupakan kondisi kerusakan atau kematian jaringan Pulpa gigi yaitu bagian terdalam dari gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat, infeksi sampai kehilangan gigi bila tidak ditangani dengan tepat. Pulpa gigi adalah jaringan lunak yang terletak di bagian tengah gigi, terlindungi oleh lapisan Dentin (jaringan keras di bawah Enamel (lapisan terluar yang keras dan kuat, berfungsi melindungi berbagai benda dari kerusakan), membentuk sebagian besar struktur gigi dan memiliki warna kekuningan) dan Email (lapisan keras terluar yang melindungi mahkota gigi). Pulpa (jaringan lunak yang berada di bagian tengah gigi, tepat di bawah lapisan Dentin) berfungsi memberi nutrisi dan rasa pada gigi. Jika terjadi kerusakan akibat trauma atau infeksi, Pulpa dapat mengalami peradangan (Pulpitis) dan bila tidak diobati, dapat berkembang menjadi Nekrosis Pulpa.
Penyebab
Nekrosis Pulpa dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :
- Karies gigi yang dalam Lubang gigi yang tidak ditangani dapat menembus lapisan Dentin (lapisan jaringan keras di bawah Email gigi) dan mencapai Pulpa, menyebabkan infeksi dan kematian jaringan
- Trauma gigi Benturan keras pada gigi akibat kecelakaan dan olahraga dapat merusak suplai darah ke Pulpa dan menyebabkan Nekrosis
- Prosedur gigi yang berulang Perawatan gigi yang berulang kali dilakukan pada satu gigi dapat memicu stres pada Pulpa, berujung pada Nekrosis
- Infeksi Bakteri Infeksi dari gusi atau gigi di sekitarnya bisa menyebar ke Pulpa dan mengakibatkan kematian jaringan.
- Nyeri spontan dan tajam pada gigi
- Perubahan warna gigi (menjadi lebih gelap)
- Pembengkakan di sekitar gusi
- Sensitivitas terhadap suhu (panas atau dingin)
- Bau mulut atau rasa tidak sedap
- Abses gigi (kantong nanah)
- Pemeriksaan klinis Melihat gejala fisik seperti perubahan warna gigi dan pembengkakan
- Tes Vitalitas Pulpa Menggunakan rangsangan dingin, panas atau listrik untuk menguji respon Pulpa
- Rontgen gigi Untuk melihat kerusakan jaringan dan kondisi tulang di sekitar akar gigi
- Perawatan Saluran Akar (Root Canal Treatment) Mengangkat Pulpa yang mati, membersihkan saluran akar kemudian mengisi kembali dengan bahan khusus.
- Pencabutan gigi Jika kerusakan terlalu parah dan gigi tidak bisa diselamatkan, pencabutan mungkin diperlukan.
- Pemberian Antibiotik Bila terjadi infeksi menyebar atau Abses, Antibiotik dapat diberikan untuk mengendalikan infeksi.
- Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi ber Fluoride
- Rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan
- Hindari konsumsi makanan tinggi gula
- Hindari konsumsi makanan yang bertekstur keras dan tajam seperti basreng, keripik
- Gunakan pelindung mulut saat berolahraga