← Kembali ke Informasi Terkini
TINDAKAN DEKOMPRESI MIKROVASKULAR PADA NYERI WAJAH & KEKAKUAN OTOT WAJAH
Apa itu Nyeri Wajah (Neuralgia trigeminal) ?
Suatu penyakit yang ditandai dengan sensasi nyeri yang hilang timbul pada separuh wajah, gigi, atau gusi yang timbul spontan atau dengan dipicu aktivitas sehari-hari seperti tertawa, bicara, makan, atau sikat gigi. Nyeri dirasakan seperti tersengat listrik atau seperti tertusuk jarum. Kebanyakan terjadi pada usia lanjut namun bisa juga terjadi pada usia muda. Serangan nyeri berlangsung selama beberapa detik sampai beberapa menit. Jarak antar serangan bisa berbulan-bulan bahkan tahun namun biasanya serangan berikutnya lebih parah dan lebih sering.
Apa itu Kekakuan Wajah (Hemifacial spasme) ?
Suatu penyakit saraf yang ditandai dengan adanya kontraksi atau kekakuan otot wajah secara iregular dan tiba-tiba pada satu sisi wajah.
Bagaimana Nyeri Wajah & Kekakuan Otot Wajah Terjadi ?
Keadaan ini sering disebabkan karena adanya kompresi dari pembuluh darah pada saraf kranial sehingga menimbulkan sensasi nyeri pada wajah.
Bagaimana Cara Penanganan Nyeri wajah dan kekakuan Otot Wajah ?
Penanganan diawali dengan konsumsi obat dan apabila tidak ada perbaikan, dapat dilakukan tindakan pembedahan Dekompresi Mikrovaskular. Penanganan bertujuan untuk mengurangi bahkan menghilangkan nyeri / kekakuan wajah.
Apa itu Tindakan Dekompresi Mikrovaskuler ?
Dekompresi Mikrovaskuler merupakan operasi bedah saraf minimal invasif, yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi kompresi abnormal dari tekanan langsung pada saraf saraf kranial. Tindakan dapat dilakukan kepada pasien dengan trigeminal neuralgia atau hemifacial spasme. dimana hanya dibutuhkan sayatan kecil sekitar 3-4 cm dan menggunakan mikroskop serta neuroendoskopi dalam pengerjaannya.
Bagaimana Prosedur Dekompresi Mikrovaskular Dilakukan ?
Sebelum prosedur ini dilakukan, pengidap perlu menjalani pemeriksaan laboratorium, rekam jejak, dan foto rontgen dada. Operasi umumnya berlangsung selama 2-3 jam. Pasien akan dibius total dan digunakan mikroskop canggih untuk memastikan kecermatan tindakan dalam rongga kepala. Setelah operasi, rata – rata membutuhkan 3 hari perawatan, pasien akan dirawat di ICU kemudian apabila tidak ada keluhan berarti, 1-2 hari kemudian pasien bisa pulang. karena luka sayatan operasi kecil, jumlah perdarahan sedikit, dan nyeri pasca operasi minimal.
Pastikan anda mendapatkan perawatan yang tepat bersama klinik bedah saraf RSST, jangan ragu dan segera konsultasikan keluhan anda bersama RSST.
#sehatbersamasoeradji