← Kembali ke Informasi Terkini
Kenali Sarkopenia: Ketika Otot Melemah Sebelum Waktunya
Apa itu Sarkopenia ?
Sarkopenia adalah kondisi medis yang ditandai dengan penurunan massa otot, kekuatan, dan fungsi fisik, yang umumnya terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini bukan hanya berhubungan dengan penuaan alami, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti gaya hidup, penyakit kronis, dan kurangnya aktivitas fisik.
Bagaimana Ciri – ciri Sarkopenia ?
- Penurunan massa otot : Otot menjadi lebih kecil atau menyusut.
- Kekuatan berkurang : Kesulitan mengangkat benda atau melakukan aktivitas harian.
- Fungsi fisik menurun : Jalan menjadi lebih lambat, mudah jatuh, atau cepat lelah.
- Penuaan (perubahan hormon, berkurangnya sintesis protein otot)
- Kurangnya aktivitas fisik atau gaya hidup sedentari
- Asupan protein atau nutrisi yang tidak memadai
- Penyakit kronis (misalnya diabetes, gagal ginjal, kanker)
- Peradangan kronis
- Tubuh jadi lebih mudah lelah
- Risiko jatuh dan patah tulang meningkat
- Aktivitas harian jadi berat, bahkan yang sederhana seperti mengangkat galon atau belanja
- Jika dibiarkan, sarkopenia bisa mengurangi kemandirian di usia tua.
- Lansia (di atas 50 tahun)
- Mereka yang jarang olahraga
- Orang dengan asupan protein rendah
- Penderita penyakit kronis (diabetes, kanker, gagal ginjal)
- Latihan kekuatan : push-up, squat, atau angkat beban ringan 2–3 kali seminggu
- Cukup protein : konsumsi telur, ikan, daging tanpa lemak, atau sumber nabati seperti tempe dan tahu
- Aktif bergerak : jalan kaki, naik tangga, atau bersepeda
- Paparan sinar matahari & vitamin D : penting untuk metabolisme otot