← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

Menuju Rumah Sakit Rujukan Jawa Tengah Bagian Selatan, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Perkuat NICU

Isi lengkap (detail)

KLATEN – RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten terus memperkuat kapasitas dan mutu pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan bagi bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif. Langkah tersebut diwujudkan melalui pembukaan NICU Level 1 sebanyak enam tempat tidur, serta penambahan kapasitas NICU Level 2 sebanyak dua tempat tidur dan NICU Level 3 sebanyak tiga tempat tidur.

Pengembangan pelayanan neonatal tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan akses, kapasitas, serta kesinambungan pelayanan bagi pasien neonatal sesuai tingkat kegawatan dan kebutuhan klinis masing-masing pasien.

Pembukaan dan penambahan kapasitas NICU tersebut direncanakan diresmikan pada 10 September 2026. Kegiatan ceremonial diikuti jajaran direksi, manajemen, kepala departemen, kepala instalasi dan kepala ruang terkait, dengan jumlah peserta sekitar 35 orang.

Dengan pengembangan tersebut, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro memiliki tambahan kapasitas pelayanan neonatal yang terdiri atas 6 tempat tidur NICU Level 1, 2 tempat tidur NICU Level 2, dan 3 tempat tidur NICU Level 3.

Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengurangi keterbatasan tempat tidur dan mendukung optimalisasi pelayanan neonatal, sehingga pasien dapat memperoleh pelayanan secara berjenjang berdasarkan kondisi klinis dan tingkat kegawatannya.

Direktur Utama RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Dr. dr. Sholahuddin Rhatomy, Sp.OT. (K) Hip & Knee, menyampaikan bahwa penguatan fasilitas dan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kita sudah mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan ataupun dari direksi-direksi rumah sakit vertikal karena kita sudah mempunyai fasilitas-fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai untuk melaksanakan pelayanan kesehatan dan menjadi salah satu rumah sakit terbaik di Jawa Tengah.”

Menurut Direktur Utama, kebutuhan terhadap pelayanan intensive care saat ini masih tinggi. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan rumah sakit terus melakukan pengembangan kapasitas pelayanan, termasuk dengan memanfaatkan secara optimal ruang yang tersedia.

“Kebutuhan intensive care memang masih begitu tinggi. Rencananya ke depan kita akan membuat integrated intensive care. Walaupun dengan keterbatasan luasan tempat, kita lakukan semaksimal mungkin untuk kelancaran pelayanan dengan memanfaatkan ruangan yang ada.”

Pengembangan NICU menjadi salah satu langkah konkret dalam mempersiapkan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro menghadapi kebutuhan pelayanan rujukan yang semakin besar.

Ke depan, rumah sakit juga diarahkan untuk semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Untuk itu, kesiapan fasilitas, kapasitas pelayanan, serta tenaga kesehatan menjadi bagian yang harus terus ditingkatkan.

“Ke depan kita akan menjadi rumah sakit rujukan di Jawa Tengah bagian selatan, maka kita harus menyiapkan diri untuk bisa memenuhi hal tersebut.”

Pengembangan NICU Level 1, Level 2 dan Level 3 sekaligus menunjukkan komitmen RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro untuk menghadirkan pelayanan neonatal yang lebih optimal dan berkesinambungan. Dengan sistem pelayanan yang dikembangkan secara berjenjang, rumah sakit diharapkan mampu memberikan penanganan sesuai kebutuhan klinis pasien neonatal.

Rangkaian ceremonial pengembangan layanan tersebut meliputi pembukaan, sambutan, doa, peresmian yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, serta room tour untuk melihat fasilitas pelayanan yang dikembangkan.

Penguatan pelayanan neonatal ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempersiapkan rumah sakit menghadapi peran yang semakin besar sebagai pusat rujukan kesehatan di Jawa Tengah bagian selatan.