← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

Webinar Penatalaksanaan Tuberkulosis Komprehensive

Mengingat tingginya kasus dan beban kematian akibat tuberkulosis, dunia telah berkomitmen untuk bebas TBC pada tahun 2050, sementara itu Indonesia berkomitmen untuk eliminasi TBC pada tahun 2030. Apabila tidak mendapatkan perhatian dan komitmen yang serius untuk mengakselerasi eliminasi TBC, target Indonesia untuk eliminasi TBC di 2030 dapat tidak tercapai. Permasalahan TBC ini tidak dapat selesai jika hanya dibebankan pada sektor kesehatan saja, akan tetapi perlu koordinasi lintas sektor untuk menyelesaikan permasalahan TBC di Indonesia dan menempatkan TBC sebagai isu utama di semua sector.
Situasi pandemi memberikan tantangan baru bagi pemangku kepentingan program TBC untuk memulihkan upaya-upaya mengejar Eliminasi TBC secara lebih efektif. Akses terhadap pelayanan kesehatan untuk TBC yang menurun di masa pandemi dapat ditingkatkan dengan upaya promosi kesehatan secara digital. Upaya promosi kesehatan merupakan salah satu intervensi utama dalam Strategi Nasional Penanggulangan TBC 2020-2024 yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis (Perpres No. 67/2021).
Sebagai salah satu rangkaian kegiatan HUT RSST yang ke-95, Panitia HUT RSST menyelenggarakan kegiatan Webinar Penatalaksanaan Tuerkolosis Komprehensive pada hari rabu, 7 Desember 2022 yang diselenggarakan secara daring. Webinar ini diikuti oleh Pemberi Pelayanan Kesehatan tingkat I dan II yang terdiri dari Puskesmas di Kabupaten Klaten, Dokter Keluarga di Kabupaten Klaten, Rumah Sakit-rumah sakit di Kabupaten Klaten, dokter dan Civitas Hospitalia RSST, para pemerhati penyakit Tuberkolosis, tenaga kesehatan wilayah seluruh Indonesia, Rumah Sakit Jejaring AHS UGM, dan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan. Acara dibuka oleh PLT. Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang dr. Obrin Parulian, M. Kes mewakili direktur utama yang sedang berhalangan. Acara dimulai dengan pemaparan tentang kode etik kedokteran oleh ketua IDI Kabupaten Klaten dr. M. Husein Prabowo, MPH dilanjutkan dengan pemaparan pemateri-pemateri antara lain dr. Juli Purnomo, Sp.P (K), MPH yang mengetengahkan Tata laksana TB RO (resisten obat), dr. Indah Juliana.,Sp.P.M.Kes, mengenai Tata laksana TB Laten, dr Phitra sekar,Sp.KG, Managemen Gizi pasien Tuberkulosis dan diakhiri dengan pemaparan oleh Edi Widihartono,S.Kep.Ners tentang Asuhan keperawatan pasien Tuberkulosis.
Semoga dengan diselenggarakan webinar ini bisa membantu pemerintah dalam upaya eliminasi dan eradikasi Tuberkolosis.