← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

Presiden Jokowi Meninjau Pelayanan Kesehatan Di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Pada hari Rabu 31 Januari 2024, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten mendapatkan kehormatan dengan dikunjungi orang nomer 1 (satu) di Indonesia yaitu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Serta Bupati dan Wakil Bupati Klaten. Direktur Utama beserta Jajaran direksi RSST menyambut rombongan presiden dengan didampingi menteri Kesehatan yang beberapa waktu sebelumnya sudah berada di RSST, serta mengajak melihat secara langsung pelayanan yang berada di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. “Saya ingin melihat pelayanan rumah sakit terhadap pasien utamanya peserta KIS BPJS, saya lihat di sini semuanya baik,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan.Meski demikian, Presiden masih melihat terjadinya antrean dalam pelayanan di rumah sakit tersebut. Namun, antrean tersebut masih dalam kondisi wajar dan dapat diatasi dalam waktu 20-25 menit. “Saya kira masih pada kondisi baik, kebersihan juga baik,” ungkap Presiden. Presiden pun minta semua rumah sakit untuk terus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, termasuk peserta KIS/BPJS Kesehatan. Selain itu, pemerintah juga akan menambah sejumlah peralatan yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. “Nanti pertengahan tahun ini peralatan-peralatan yang masih belum ada di beberapa provinsi, baik urusan jantung, kanker, stroke semuanya akan dilengkapi dengan peralatan-peralatan yang paling canggih,” ucap Presiden. Sementara itu, salah seorang warga bernama Heni mengaku sangat terbantu dengan adanya program BPJS Kesehatan dari pemerintah. Heni menyebut bahwa ia telah menjalani sejumlah pengobatan hingga operasi tanpa dipungut biaya. “Gratis 100 persen ditanggung BPJS. Selama proses mau operasi, setelah itu sebulan juga masuk rumah sakit lagi karena ada luka yang belum mengering juga tidak bayar sama sekali, ditanggung oleh pemerintah. Terima kasih sekali,” tutur Heni dalam keterangannya saat ditemui terpisah. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menciptakan program BPJS Kesehatan. Heni juga berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan karena dinilai memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat. “Bagus banget, harus dilanjutkan karena sangat membantu bagi kami masyarakat yang tidak mampu untuk bisa berobat dan sehat,” ucap Heni.       Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden