← Kembali ke Informasi Terkini

Berita

Monitoring Evalusasi Progress Proyek IsDB Gedung Onkologi RS Soeradji Tirtonegoro oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan

Kamis, 14 Maret 2024 Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Bapak dr. Azhar Jaya, SH, SKM, MARS, melakukan monitoring dan evaluasi atas Progress pekerjaan proyek ISDB IDN 1054 di Rumah Sakit Soeradji Tirtonegoro. Beliau melakukan kunjungan untuk memastikan progress project IsDB IDN 1054 ini berjalan dengan lancar. Dari Progres yang ada, RS Soeradji Tirtonegoro sampai dengan saat ini masih on schedule atau sesuai jadwal yang direncanakan. Timeline pelaksanaan pekerjaan fisik direncdakan dimulai bulan Juni 2024 daan ditargetkan selesai bulan November 2025 (18 bulan). Sampai dengan saat ini tender konstruksi sudah tayang di LPSE tanggal 05 maret 2024 dan sedang dalam proses upload dokumen penawaran. Rencana evalusasi tender adalah dari tanggal 05 April 2024 sampai dengan 06 Mei 2024 dengan penandatanganan kontrak tanggal 29 Mei 2024. Pelaksanaan Demolish / Pembongkaran Gedung dan Bangunan di lokasi area Pembangunan Gedung Onkologi mulai dilakukan pada Minggu I Maret 2024 (Tahap I). Saat ini yang sudah terbongkar atap wisma residen sampai dengan kantor IPSRS, dan pagi ini sedang pembongkaran atap gudang farmasi (Tahap I). Rencana Demolish tahap II di Minggu I April 2024. Untuk ruang bakung dan HD1 masih proses verifikasi di KPKNL dan rencana demolish menunggu jadwal penetapan lelang dari KPKNL (target April 2024 selesai sampai dengan proses demolish). Seluruh proses Demolish di lokasi area pembangunan Gedung Onkologi ditargetkan akan selesai pada Minggu ke IV April 2024. Adapun progress perizinan untuk izin konstruksi dari BAPETEN yaitu Izin Konstruksi Fasilitas Radioterapi dari BAPETEN telah terbit dan ditetapkan pada tanggal 6 Maret 2024. Untuk ANDALALIN dokumen sudah selesai disusun dan saat ini sudah proses di Kementerian Perhubungan (karena RS berada di Jalan Nasional). Sedangkan untuk proses Perizinan AMDAL dan Izin PBG saat ini sudah berproses dan progressnya masih sesuai dengan timeline. Untuk Izin Ketinggian Bangunan, Surat Pengajuan Ketinggian Bangunan lebih dari 8 lantai sudah diajukan ke KKOP (Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan) Juanda Surabaya.